Sejak ahli biologi kelautan menjelajah situs tersebut dan membuat dokumenternya pada tahun 1971,
situs ini menjadi sangat populer dan mengundang banyak penyelam untuk mengunjunginya.
sehingga lubang biru itu di anggap sebagai satu dari lima situs menyelam terbaik di dunia.
Meski jutaan orang penyelam telah mengunjungi lubang biru itu tetapi belum ada yang dapat menyentuh bagian dasar lubang raksasa itu
hingga tahun 2018 yang lalu
pada akhirnya para ahli, Mereka melakukan ekspedisi untuk menjelajahi Great Blue Hole dengan kapal selam.
Mereka adalah tim pertama yang menyelami lubang biru itu
Dalam penyelaman tersebut, tim penjelajah berhasil mendapatkan foto-foto serta berhasil membuat peta 3D mendetail atas interior lubang tersebut.
Di samping itu, mereka juga mengumpulkan serta menganalisis data kualitas air dan bakteri yang hidup di sana. Salah satu temuan menarik adalah adanya lapisan rendah oksigen di bagian atas dasar laut di lubang biru itu,
siapa si yang tak terpesona,
melihat Fenomena alam seperti inui,
nah sejarah nya ni gais,
sebenarnya lubang dalam dan besar itu terjadi dari sisa-sisa Zaman Es.
Lubang raksasa tersebut terbentuk saat permukaan air laut masih rendah.
Berjuta tahun kemudian, ketika permukaan air laut naik akibat es mencair, lubang tersebut terendam air dan membentuk gua kapur yang dalam di dasar laut.
dan menjadi sangat luar biasa jika dilihat dari atas. Ketika diadakan ekspedisi bawah laut untuk menyelam ke dasarnya, terlihat apa yang ada di bagian paling bawah itu.
ternyata ada sampah di sana,
bagi seseorang yang memiliki rasa cinta dan kasih sayang terhadap kedalaman laut,
buang sampah pada tempat nya,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar